Andra
secercah cahaya berpendar dalam kegelapan
Pekiknya membahana memecah kesunyian malam
Tangan-tangan malaekat menghantarnya ke pelukan bunda
Lenyap lelah letih pedih oleh tangis kebahagiaan
Nun jauh di belahan utara
Ayah cemas dan terpekur dalam doa
Untuk keselamatan istri dan bayi tercinta
Pasrah dalam penantian tak berujung
Resah gelisah berganti pekik tangis haru
Sujud bersyukur pada Ilahi
Puji Tuhan akan Mukzizat yang terindah
Kala sang pangeran hadir di dunia
Selamat datang putraku
Pangeran yang kan menyinari dunia
Gagah berani menghadapi tantangan
Kejar asa dan cita demi kebahagiaan
Ntuk ayah bunda dan sang Pencipta
Daejon, South Korea, Agustus 2008
Peluk cium untuk Istri dan putraku
Dionisius Narendratama Hario Bagaskara


